Cara Mengatasi Panik

 

            Sebenarnya kita ingin banget sekali-kali nunjukin bakat kita ke semua orang. Tapi entah kenapa setiap mau tampil di muka umum, kita selalu panik dan mati gaya. Misalnya nih, suara kita yang biasanya terdengar merdu banget saat latihan nyanyi, kenapa pas di panggung tiba-tiba jadi gagap, ya? Nah, kita nggak bisa  terus membiarkan rasa panik menghalangi kita untuk berprestasi, kan? Ayo kita coba atasin yuk!

 

J     Panik karena : nggak biasa tampil di depan umum. Apalagi ini pengelaman pertama kita jadi “centre of attention’, pastinyo grogi abis donk.

Cara ngatasinnya : Wajar sih kita panik tapi kalau kita nggak memulai langkah pertama, sampai kapanpun nggak akan maju-maju. Oke, mungkin penampilan kita nggak sehebat orang-orang yang memang biasa banget tampil, tapi setidaknya kita sudah mencoba. Dari pengalaman pertama ini kita bisa belajar untuk lebih baik lagi di saat-saat berikutnya.

 

J     Panik karena : Banyak banget mata yang memandang ke arah kita. Rasanya seperti ada ratusan kamera yang memonitor setiap gerakan kita. Gimana kalau nanti kita sampai melakukan hal yang memalukan? Aduh, lebih baik ditelan bumi aja, deh.

Cara ngatasinnya : Tahan, jangan langsung ambil langkah seribu begitu liat jumlah penonton yang siap menantikan penampilan kita. Harusnya kita bangga donk karena nggak setiap hari diperhatiin sebegitu banyak orang. Anggap saja kita jadi ratu sehari yang sanggup mempesona semua orang.

 

J     Panik karena : Ada beberapa orang menyebalkan yang mencela kita dengan bilang, “Pede banget mau tampil di acara sepenting ini. Sadar donk, elo itu nggak bisa apa-apa.” Kesal sih dengernya, tapi kalau seandainya pendapat mereka bener gimana?

Cara ngatasinnya : Pernah denger pepatah “Tong kosong nyaring bunyinya” atau “sirik tanda tak mampu”? Yap, seperti itulah orang-orang yang mencela kita. Nggak usah didengarkan, anggap saja angin lalu. Jangan cuma gara-gara omongan orang yang iri, kita jadi melepas kesempatan untuk nunjukin kemampuan kita. Hadapi dengan senyum manis dan tekad untuk membuktikan kalo kita bisa bikin mereka kagum.

 

J     Panik karena : Takut penampilan kita jelek. Seandainya kita lupa nada atau lirik lagu yang mau dinyanyikan atau tiba-tiba salah  gerakan pas lagi nari, kan malu banget. Bisa-bisa nanti disorakin dan disuruh turun panggung lagi sama penontonnya.

Cara ngatasinnya : well, kalau kita sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri dengan latihan yang serius, semua itu nggak akan terjadi. Sebelum tampil kita siapkan dulu semua peralatan yang kita butuhkan. Trus kita bisa juga minta tips dari pelatih nyanyi dan tari kita tentang cara-cara untuk bisa tampil bagus sesuai dengan latihan selama ini.

 

J     Panik karena : Saingan kita dalam lomba ini ternyata jago banget. Penampilannya bagus dan sepertinya dia pede banget di atas panggung. Ya ampun, ga mungkin deh bisa mengalahkan dia.

Cara ngatasinnya : yah, di setiap kompetisi pasti semua orang ingin menunjukkan kemampuan terbaik mereka donk, termasuk diri kita. Nggak perlu merasa minder duluan ngeliat para saingan kita yang hebat-hebat. Yakini diri sendiri kalu penampilan kita nanti pasti nggak kalah bagusnya dari mereka semua. Tarik napas dalam-dalam, berdoa dan be ready for the show, guys!

Published in: on November 14, 2008 at 12:39 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://riendzt.wordpress.com/2008/11/14/cara-mengatasi-panik/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: